Diet hati ii adalah

Virus ini untuk jenis parenteral dan non parenteral sehubungan dengan mekanisme transmisi penyerangan. Tujuan diet ini adalah untuk menghilangkan gejala penyakit, menetralisir asam lambung, mengurangi gerakan paristaltik lambung serta memperbaiki kebiasaan makan penderita.

Tujuan a. Over Weight Biokimia: Nah tujuan dari pengaturan diet bagi para penderita penyakit hati atau sirosis hati agar tubuh dapat diberikan makanan yang cukup serta mempercepat perbaikan pada fungsi hati tanpa harus mengenjot kerja hati secara terus menerus.

Diet Penyakit Hati

Pada keadaan ini kulit penderita telihat kuning, warna urin menjadi lebih gelap, sedangkan faeces lebih terang.

Buah Alpukat Saat tubuh mengalami penyakit hepatitis yang diakibatkan oleh virus maka untuk pengobatannya yaitu dengan membersihkan racun di dalam tubuh.

Jenis parenteral: Diet jantung diet pada penderita penyakit jantung terdiri atas dua jenis yaitu: Telur Lainnya: Penularan dari HVD ini adalah sama dengan penularan HVB, dengan masa inkubasi 21 sampai hari dengan rata-rata 35 hari.

Makanan yang diberikan merupakan makanan saring atau cincang pemberiannya sama 3 jam sekali. Makanlah sayuran kaya protein. Diit Lambung II Untuk penderita gastritis akut yang sudah dalam perawatan.

Pengertian Hepatitis Penyakit hepatitis akut merupakan penyakit infeksi akut dengan gejala utama berhubungan erat dengan adanya nekrosis pada sel-sel hati Kapita Selekta Kedokteran, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Hepatitis D, penyerabannya melalui transfusi darah melalui pembuluh darah vena dan hubungan sex.

Gejala-gejala ini sangat mirip dengan flu, sehingga disebut dengan flu like syndrome. Pemeriksaan untuk mendeteksi kanker hati: Kebutuhan energi Os adalah kkal.

Jarum suntik secara sengaja atau kebetulan Transfusi darah yang terkontaminasi dengan luka, goresan atau lecet Mulut atau mata yang terkontaminasi selama irigasi luka atau suction Prosedur bedah mulut atau gigi NugrohoHepatitis B dapat tersebar melalui hubungan sex dan khususnya para gay homoseksual.

Bila ada asites hebat dan tanda-tanda diuresis belum membaik, diberikan Diet Garam Rendah I. Pada HVC ini sering terjadi status krier yang kronis pada penderita dan penyakit hati yang kronis dapat meningkatkan resiko kanker hati Brunner, Manakala ada sesuatu yang salah, ia tidak mengeluh hingga terjadi kerusakan lebih jauh.

Batu empedu disebabkan oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Pemeriksaan unuk kolestasisi dan jaundice: Tingkat ketersediaan energy sebesar kkal, protein Sebagian besar penderita harus mendapatkan suntikan tambahan vitamin B Diet garam rendah I dikhususkan untuk pasien dengan tingkat edema, asites atau hipertensi berat.

Cairan empedu mengandung sejumlah besar kolesterol yang biasanya tetap berbentuk cairan.12/12/ · Diet hati II diberikan sebagai makanan perpindahan dari diet hati II kepada pasien dengan nafsu makannya cukup. Menurut keadaan pasien, makanan diberikan dalam bentuk lunak / biasa.

Protein diberikan 1 g/Kg berat badan dan lemak sedang (%. Diet hati II diberikan dalam bentuk cincang atau lunak. Pemberian protein dibatasi (30 g sehari) dan lemak diberikan dalam bentuk mudah dicerna.

Diet ini diindikasikan bila keadaan akut atau prekoma sudah dapat diatasi dan pasien sudah mempunyai nafsu makan. Menurut beratnya retensi garam/ air, makanan diberikan sebagai diet hati II rendah garam.

7/20/ · Menurut Atmarita (), terdapat 3 jenis diet khusus penyakit hati. Hal ini didasarkan pada gejala dan keadaan penyakit pasien. Jenis diet penyakit hati tersebut adalah Diet Hati I(DH I), Diet Hati II (DH II), dan Diet Hati III (DH III). Selain itu pada diet penyakit hati ini jugamenyertakan Diet.

b. Diet Hati II Diet hati II diberikan sebagai makanan perpindahan diet hati I pada pasien yang nafsu makannya cukup.

Presentasi Seminar Gizi Dan Diet

Menurut keadaan pasien, makanan diberikan dalam bentuk lunak atau biasa. Protein diberikan 1 gr/kg BBb dan lemak sedang (20% – 25% dari. Diet merupakan hal yang utama dalam penanganan EH. Tetapi modifikasi diet sangat sulit dikerjakan karena merubah kebiasaan yang telah ada. Diet yang dianjurkan adalah membatasi asupan eaterypulsetv.com pasien dengan SH stabil (Albumin serum > 3,5 gr) jumlah protein yang direkomendasikan sebesar 1,2 gram perkilogram berat badan perhari.

Protein ini untuk memelihara keseimbangan.

GIZI - DIET PADA PENYAKIT HATI.ppt

Jumlah cairan yang diberikan tergantung keadaan dan kondisi pasien. Selain itu dapat diberikan makanan parenteral bila diperlukan. DPB II diberikan untuk waktu sesingkat mungkin karena zat gizinya kurang.

Makanan yang tidak boleh diberikan pada diet pasca-bedah II adalah air jeruk dan minuman yang mengandung karbondioksida.

Makalah Diet Lambung
Diet hati ii adalah
Rated 0/5 based on 98 review